Kalau Suami Sering Pulang Malam – Begini Cara Saya Mengatasinya

Rasanya wajar jika seorang istri keberatan jika sang suami sering pulang malam setelah berkumpul dengan teman-temannya. Ketika diingatkan, suami mengiyakan. Namun yang mengecewakan, Anda mendengar alasan yang berbeda ketika bertemu teman-temannya: Anda istri yang galak!

 

Jangan dulu keburu panas dan naik darah. “Saat memberikan teguran dan sapaan, kita berharap orang lain bisa memahami apa yang kita pikirkan. Ketika mereka gagal memahami diri kita, kita lalu menganggap mereka bertentangan dengan kita.

 

Sebagai istri kamu dituntut untuk bisa mengerti suamimu luar dan dalam, baik serta buruknya. Memang gak selamanya tingkah dia akan membuatmu senang, ada kalanya apa yang dia lakukan menyebabkan kamu gak enak hati dan marah. Seperti saat suamimu kerap kali pulang telat.

 

Padahal tidak setiap saat dia harus lembur di kantor. Tak jarang dari situ muncul perasaan cemas, dan dugaan-dugaan negatif yang membuatmu kesal sendiri. Alhasil, ini bisa memicu pertengkaran di antara kalian. Nah, biar kamu gak salah langkah saat menghadapi suami yang suka pulang telat, gak ada salahnya untuk menunjukkan 5 sikap berikut ke dia.

 

  1. Tidak menuduhnya dengan pertanyaan sensitif

 

Tahan diri untuk tidak melontarkan tuduhan buruk yang tanpa bukti ke dia. Ditambah lagi itu hanya berdasarkan perasaanmu semata. Meskipun wanita tergolong peka, tapi yang namanya perasaan bisa salah juga kok.

 

Saat dia pulang ke rumah, sebisa mungkin jangan cecar dengan pertanyaan-pertanyaan menjurus. Misalnya nih, ” Habis main sama siapa sih, sampai pulang malem begini?”. Pertanyaan menuduh seperti itu hanya akan memancing emosi, dan membuat kalian bertengkar. 

 

  1. Siapkan teh atau kopi kesukaannya

Alih-alih bertanya macam-macam, begitu dia sampai rumah lebih baik tawarkan minuman kesukaannya. Seperti teh atau kopi hangat. Dengan menunjukkan perhatian kecil seperti itu, akan membuat suamimu makin sayang, dan bakal timbul rasa bersalah dari dirinya karena sering pulang telat, sehingga membuatmu harus menunggunya pulang hingga larut malam.

 

  1. Biarkan dia rileks dan istirahat sejenak

Setelah membuatkan teh atau kopi, biarkan dia beristirahat sebentar untuk memulihkan tenaganya. Kamu bisa menemaninya sembari membahas persoalan yang ringan-ringan. Atau bisa juga tinggalkan sejenak dia untuk me time. Memberinya kelonggaran waktu istirahat akan membuat suamimu lebih rileks, jadi saat nanti kamu berniat bertanya padanya, dia bisa menghadapimu dengan kepala dingin bukannya emosi.

 

  1. Tidak membahas masalah rumah tangga

Tetap ingat untuk tidak membahas masalah keluarga dulu setelah suami pulang. Mungkin hari ini kamu mengalami banyak masalah, seperti kran air yang mampet, tagihan listrik yang belum dibayar, atau atap rumah yang ternyata bocor. Walau masalah tersebut terdengar biasa di antara suami-istri, tapi ini bukan momen yang pas untuk membahasnya. 

 

  1. Coba tanya alasan dia pulang larut baik-baik

Setelah dia mulai santai, baru deh kamu bisa melancarkan aksimu. Namun jangan sampai kamu terbawa emosi ya, tetap tenang dan coba tanyakan pelan-pelan apa sih penyebab dia pulang malam akhir-akhir ini. Selain itu, kamu juga harus siap mental dengan apapun jawaban yang diberikannya. Bisa saja dia memang harus lembur pekerjaan berhari-hari, atau seperti dugaanmu di awal tadi kalau dia menghabiskan waktu sepulang kerja bersama teman-temannya. 

 

Menjalani biduk rumah tangga memang gampang-gampang susah. Terpenting harus ada saling percaya dan komunikasi yang baik. Masalah tetap selalu datang silih berganti, terpenting kalian sebagai suami-istri harus bisa menghadapinya dengan kepala dingin serta hati yang tenang. Sekian tips dari saya semoga bermanfaat

Related posts

Leave a Comment