3 Syarat Penyembuhan Dengan Metode Kristal Magnetisme Bisa Berhasil

Magnetisme penyembuhan adalah cara penyembuhan kejiwaan berdasarkan kekuatan urat syaraf. Juru magnetis membangkitkan kekuatan itu dan memasukkannya kedalam urat syaraf pasien yang kehabisan tenaga. Ia memusatkan perhatiannya kepada susunan urat syarat sensibol (perasa) dari pasien dan mengusahakan penyembuhan melalui urat syaraf ini.

 

Cara perawatan orang sakit semacam ini sejalan dengan hukum hukum yang menguasai badan. Badan dibangun dan dipelihara dengan kekuatan urat syaraf yang mengalir melalui susunan urat syaraf di bawah pimpinan otak, sumsum tulang belakang dan urat saraf otonom.

 

Sampai sekarang kita masih melihat magnetis penyembuhan yang dilakukan secara tidak sadar: yaitu ibu membelai anaknya yang sakit sambil menghiburnya. Dokter memegang tangan pasien untuk memberi rasa percaya kepadanya. Ia meraba· bagian badan yang sakit sambil berkata kata yang dapat menguatkan semangat. Dalam pikiran pasien ditumbuhkan angan-angan bahwa ia bisa cepat sembuh dan segera sembuh, meskipun sebenarnya masih banyak memerlukan pengobatan.

 

Ada lagi perbuatan-perbuatan spontan yang ada hubungannya dengan magnetisme penyembuhan. Orang yang Iuka memegang lukanya dengan tangannya, orang sakit paru-paru meletakkan tangannya di dada, orang sakit ginjal memegang pinggangnya, dan lain-lain, karena perabaan tangan itu dirasakan dapat mengurangi rasa sakit. Jadi semacam rabaan tangan juru magnetis yang dapat memberi daya penyembuhan.

 

Dalam diri setiap manusia ada daya penyembuhan, hanya berbeda-beda caranya menggunakan dan magnetisme penyembuhan adalah salah satu di antaranya. 

 

Untuk dapat mengumpulkan dan memancarkan kekuatan magnetis, ada syarat syarat yang harus dipenuhi.

  1. Percaya pada diri sendiri
  2. Mempunyai kemauan yang kuat
  3. Mempunyai daya angan-angan

 

Percaya pada diri sendiri adalah merupakan syarat-utama, supaya jiwa dan pikiran menjadi tenang, sehingga mempunyai harapan penuh optimis.

 

Sedang syarat kedua adalah kemauan. Kemauan ini memegang peranan penting pada diri juru-magnetis maupun pada diri pasien. Jika juru-magnetis menolong penderita atas dasar kemauan yang tulus, sesungguhnya ia sudah memenuhi separuh pekerjaannya. Akan tetapi pasien harus percaya juga bahwa juru-magnetis dapat menolong dia.

 

Syarat ketiga mempunyai daya angan-angan. Apabila kemauan tersebut digabungkan dengan daya angan-angan, maka menjadi hasrat hati. Jadi juru-magnetis harus mempunyai hasrat hati yang kuat untuk menyembuhkan dan dengan hasrat hati ini dapat mengirimkan getaran getaran urat-syaraf.

 

Nah itulah beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam proses penyembuhan menggunakan metode magnetisme ini.

Related posts

Leave a Comment